Cendawan.id, MUARO JAMBI- Warga Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), kembali menyampaikan berbagai keluhan mendasar yang hingga kini masih menjadi persoalan sehari-hari. Mulai dari sulitnya mendapatkan air bersih, jalan rusak yang membahayakan, hingga minimnya penerangan jalan menjadi suara yang mengemuka dalam pertemuan bersama Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata di reses tahap II lokasi terakhir pada Jumat (22/05/26).
Dasril Ependi, warga RT 02 Jaluko, dengan nada penuh harap menyampaikan keresahan masyarakat terkait buruknya infrastruktur di wilayah mereka. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga kerap memicu kecelakaan.
“Kami tidak menolak investor masuk, tapi semuanya harus sesuai aturan. Jangan sampai masyarakat jadi korban karena infrastruktur yang tidak diperhatikan. Kami juga mempertanyakan jalan khusus batu bara yang sampai hari ini belum dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Keluhan serupa juga datang dari Titing, warga RT 10. Ia menggambarkan suasana gelap yang setiap malam dirasakan warga dari Simpang Setiti menuju kampung mereka akibat minimnya lampu penerangan jalan.
“Kalau malam gelap sekali. Kami sangat butuh lampu jalan. Selain itu air PDAM juga sering kecil, bahkan bayar mahal tapi alirannya tidak bagus,” katanya.


Sementara itu, M Isa mengeluhkan kondisi jalan rusak sepanjang sekitar satu kilometer, mulai dari MTs hingga rumah dinas camat. Selain meminta perbaikan jalan, ia juga berharap adanya pembangunan gedung serba guna untuk masyarakat serta solusi air bersih bagi sekitar 15 rumah di RT 01 yang hingga kini belum menikmati layanan PDAM.
“Kami berharap ada bantuan sumur bor, karena sampai sekarang masih kesulitan air bersih,” ungkapnya.
Di tengah berbagai keluhan infrastruktur, semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat juga turut disampaikan. Ketua TP PKK Kelurahan Pijoan, Dewi, mengungkapkan keinginan para pelaku UMKM untuk naik kelas melalui pelatihan dan legalitas usaha.
Menurutnya, sebanyak 50 pelaku UMKM berharap mendapat pelatihan sekaligus bantuan pengurusan izin BPOM dan PIRT agar produk mereka bisa masuk ke pusat perbelanjaan modern maupun pasar yang lebih luas.
“Ivan Wirata selama ini amanah dan terus mengingat masyarakat Pijoan. Kami berharap beliau selalu amanah dan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat kecil,” tuturnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ivan Wirata menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh keluhan warga secara bertahap.
Terkait pelatihan UMKM, Ivan memastikan program tersebut segera direalisasikan dan meminta masyarakat segera mengajukan proposal resmi.
“Insya Allah UMKM segera direalisasikan, ada bantuan peralatan dan juga untuk pengurusan izin nanti ada pendampingan dan pelatihan. Silakan ajukan proposal, agar bisa upgrading,” ujarnya.
Untuk persoalan jalan rusak dan kebutuhan air bersih yang disampaikan M Isa, Ivan menyebut akan berkoordinasi dengan anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi dari dapil Jaluko agar segera ditindaklanjuti. Sementara terkait air bersih, ia meminta warga mengajukan proposal bantuan sumur bor sebagai solusi sementara.
“Karena kemampuan APBD kabupaten maupun provinsi untuk PDAM masih terbatas, maka sumur bor bisa menjadi solusi sementara,” jelasnya.
Sedangkan terkait lampu penerangan jalan, Ivan meminta masyarakat segera mendata titik-titik yang membutuhkan penerangan. Ia optimistis persoalan tersebut bisa diperjuangkan karena Ketua Golkar Provinsi Jambi yang juga anggota DPR RI berada di Komisi XII yang membidangi energi.
“Segera data titiknya supaya bisa kita tindak lanjuti dan dibantu,” katanya.
Ivan juga meminta masyarakat segera melaporkan jalan-jalan rusak yang menjadi aset provinsi maupun nasional agar petugas dapat turun langsung ke lapangan.
“Kalau belum bisa langsung diaspal, minimal dibuat fungsional agar masyarakat tetap aman melintas. Begitu juga jalan khusus batu bara saat ini masih dalam progres pengerjaan,” pungkasnya. (OYI)










Discussion about this post