Cendawan
  • BERITA
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • HERITAGE
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SAINTEK
  • RAGAM
  • HUKUM
Cendawan
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
  • HERITAGE
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINTEK
No Result
View All Result
Cendawan
No Result
View All Result

Home » Stop Campur Truk Batubara dengan Kendaraan Warga, Ivan Wirata Tawarkan Solusi Terintegrasi

Stop Campur Truk Batubara dengan Kendaraan Warga, Ivan Wirata Tawarkan Solusi Terintegrasi

by admin
23/06/2026
in POLITIK
A A
0
332
SHARES
2k
VIEWS

Cendawan.id, JAMBI – Jalan umum adalah ruang hidup masyarakat. Tempat anak-anak berangkat sekolah, keluarga beraktivitas, ekonomi bergerak, dan pelayanan publik berjalan. Karena itu, aktivitas angkutan batubara di Provinsi Jambi dinilai harus memasuki babak baru dengan meninggalkan ketergantungan terhadap jalan umum dan beralih ke moda transportasi yang lebih aman melalui sungai dan kereta api.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata, ST, MM, MT, menegaskan bahwa batu bara merupakan salah satu penggerak ekonomi daerah. Namun, aktivitas tersebut harus dikelola dengan sistem logistik yang tertib, modern, dan tidak mengorbankan keselamatan masyarakat.

BacaJuga

Suara Mahasiswa Didengar, DPRD Jambi Janji Bahas Tujuh Tuntutan GMNI

Keselamatan Wisata Jadi Prioritas, Ivan Wirata Dorong Penataan Total Air Terjun Telun Berasap

Menata Pasar, Melindungi Pedagang, Menghidupkan Ekonomi Rakyat: Grand Design Talang Banjar Dipaparkan Ivan Wirata

“Batu bara tetap menjadi bagian dari aktivitas ekonomi, tetapi kendaraan masyarakat tidak boleh terus bercampur dengan truk hauling. Jalan umum harus dikembalikan kepada masyarakat. Solusinya jelas, angkutan batu bara harus bertahap dialihkan ke sungai dan kereta api,” tegas Ivan Wirata.

Menurut Ivan, persoalan utama yang terjadi selama ini adalah bercampurnya ribuan truk batu bara dengan kendaraan masyarakat di koridor publik. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan, kemacetan, korban jiwa, mempercepat kerusakan jalan, serta membuat biaya pemeliharaan infrastruktur terus meningkat.

Data Ditlantas Polda Jambi mencatat, sepanjang 2017 hingga Juli 2022 sedikitnya 116 orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang berkaitan dengan angkutan batu bara. Pada tahun 2022 saja tercatat 49 kecelakaan, dengan 30 korban meninggal dunia, 12 luka berat, dan 48 luka ringan. Wilayah Batang Hari menjadi salah satu titik rawan, disusul Kota Jambi, Sarolangun, dan Muaro Jambi.

Ivan menyebut kebijakan pembatasan hingga penghentian operasional angkutan batu bara di jalan umum sejak Januari 2024 menjadi momentum melakukan perubahan besar. Dampaknya mulai terlihat dengan penurunan angka kecelakaan lalu lintas bulanan sekitar 30 persen, dari 145 kasus menjadi 102 kasus.

“Angka ini menunjukkan bahwa ketika jalan umum tidak lagi dipenuhi angkutan berat, keselamatan masyarakat meningkat. Maka kebijakan ini harus dilanjutkan dengan solusi permanen, bukan hanya pembatasan sementara,” ujarnya.

Mantan birokrat infrastruktur tersebut menjelaskan, pola baru angkutan batubara harus dibangun dari hulu hingga hilir. Alurnya dimulai dari mulut tambang sebagai titik produksi dan stockpile awal, kemudian menuju jalur khusus terbatas, bukan jalan umum, lalu masuk ke terminal khusus batu bara sebagai lokasi loading dan konsolidasi.

Dari terminal tersebut, distribusi diarahkan melalui dua moda utama. Pertama, angkutan sungai menggunakan tongkang atau kapal sungai menuju pelabuhan maupun jetty khusus. Kedua, angkutan kereta api melalui stasiun muat, gerbong batubara, hingga titik bongkar atau pelabuhan.

“Konsepnya sederhana, dari tambang masuk ke sistem logistik khusus. Jangan lagi masuk ke ruang publik yang setiap hari digunakan masyarakat,” katanya.

Ivan menilai angkutan sungai dapat menjadi solusi cepat karena Jambi memiliki potensi Sungai Batanghari sebagai jalur logistik alami. Sementara kereta api harus disiapkan sebagai solusi jangka panjang karena memiliki kapasitas besar, efisien, terjadwal, dan mampu memangkas ribuan perjalanan truk.

Untuk menuju sistem tersebut, diperlukan tahapan yang jelas. Tahap pertama adalah penertiban dengan larangan tegas angkutan batu bara di jalan umum. Tahap kedua optimalisasi sungai melalui pembangunan terminal, dermaga, dan alur pelayaran. Tahap ketiga pembangunan jalur rel, trase, investasi, serta fasilitas muat. Tahap terakhir adalah integrasi permanen dari mulut tambang, terminal, sungai, rel, hingga pelabuhan.

Selain infrastruktur, Ivan juga meminta penegakan aturan dilakukan konsisten. Razia terpadu, pemanfaatan ETLE, CCTV, GPS tracking, hingga pemberian sanksi kepada sopir, transporter, dan perusahaan pelanggar harus diterapkan.

“Tidak cukup hanya mengatur sopir di lapangan. Sistemnya harus diperbaiki dari hulu sampai hilir. Semua pihak harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Ivan menambahkan, keberhasilan transformasi angkutan batu bara membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Polda Jambi, Dinas Perhubungan, perusahaan tambang, Pelindo, operator terminal, hingga investor infrastruktur.

Ia berharap perubahan sistem ini mampu menghadirkan manfaat besar: kecelakaan lalu lintas menurun, korban jiwa berkurang, kemacetan teratasi, umur jalan lebih panjang, beban APBD untuk perbaikan jalan menurun, serta logistik batubara menjadi lebih aman dan efisien.

“Prinsipnya, batu bara tetap bergerak, ekonomi tetap berjalan, tetapi keselamatan masyarakat harus menjadi nomor satu. Jalan umum bukan jalur tambang. Jalan umum adalah milik rakyat,” pungkas Ivan Wirata. (MRP)

Previous Post

Tol Trans Sumatera Masuk Jambi, Ivan Wirata: Kita Harus Jadi Pemain, Bukan Penonton

Next Post

Waka I DPRD Jambi Soroti PETI, Batanghari dan Air Baku PDAM dalam Ancaman

Next Post
Grafik yang menunjukkan PETI mengancam Sungai Batanghari. FOTO: IST

Waka I DPRD Jambi Soroti PETI, Batanghari dan Air Baku PDAM dalam Ancaman

Grafis menunjukkan kondisi jalan rusak di Kabupaten Sarolangun. FOTO: IST

Jangan Lagi Tambal Sulam, Ivan Wirata Dorong Penanganan Tuntas Jalan Provinsi Sarolangun

Akses Ekonomi Terancam, Tebo Butuh Rp244,7 Miliar untuk Benahi Jalan Provinsi

Grafis yang menunjukkan paparan kondisi kemantapan jalan provinsi. FOTO: IST

Jalan Nasional Jambi Belum Mantap, Ivan Wirata Ingatkan Ancaman Biaya Logistik dan ODOL

Oplus_16908288

Realisasi APBD Jambi Tertinggal, Ivan Wirata Minta Kepala OPD Bertanggung Jawab

Discussion about this post

Artikel Populer

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Pemprov dan TP PKK Kerjasama Vaksinasi Bagi Ibu Hamil, Abdullah Sani Minta Ibu Hamil Datangi Sentra Vaksinasi

26/08/2021

Delapan Gedung Asrama Haji Pondok Gede Disiapkan Untuk Perawatan Pasien Covid-19

06/07/2021

Wagub Abdullah Sani Lepas Peserta KKN Kebangsaan Universitas Jambi

09/08/2021

Mengenal KH. Muhammad Arsyad, Pendiri Pesantren Wali Peetu Tanjabtim

25/12/2021

Masuk Indonesia, Orang Asing Wajib Sudah Divaksinasi, Berlaku Mulai 6 Juli 2021

07/07/2021

Gubernur Al Haris: Jalan Teluk Nilau- Senyerang akan Dikerjakan

11/08/2021

Ibadah Umrah Dibuka 8 Januari, Ini Edaran Kemenag

06/01/2022
Matriks yang menunjukkan kendala dan mitigasi program cetak sawah rakyat di Provinsi Jambi. FOTO: IST

Tujuh Hambatan Cetak Sawah Teridentifikasi, DPRD Jambi Dorong Strategi Mitigasi Terpadu

04/07/2026

Lebih 320 WNI di Saudi Ikut Berhaji Tahun Ini

16/07/2021

Gubernur Al Haris Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Jambi ke 8 Negara

14/08/2021
Oplus_16908288

Kemingking Disiapkan Jadi Motor Hilirisasi, Ivan Wirata Dorong Investasi Sawit Masuk Jambi

20/09/2026
Petugas kesehatan saat memeriksa urine warga  binaan dan pejabat Lapas . FOTO: IST

Lapas Muara Sabak Perkuat Deteksi Dini Narkotika, Pegawai dan Warga Binaan Dites Urin

18/09/2026
Warga binaan saat diberi pengarahan sebelum razia. FOTO: IST

Lapas Muara Sabak Bersama TNI-Polri dan BNN Sikat Barang Terlarang di Blok Hunian

18/09/2026
Petugas saat melakukan razia blok hunian. FOTO: IST

Lapas Jambi Perkuat Deteksi Dini, Razia Blok dan Tes Urine Digelar Bersama APH

17/09/2026
Oplus_19005440

Tempurung Kelapa Jadi Peluang, Lapas Muara Sabak Berdayakan Warga Binaan hingga Pasar Ekspor

24/08/2026

Karhutla Jambi Mengganas, 2.995 Hotspot Terpantau dan Udara Muaro Jambi Masuk Kategori Tidak Sehat

18/08/2026
Warga binaan di Jambi yang menerima remisi bebas dan bantuan usaha yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jambi dan didampingi oleh Kanwil Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar. FOTO: IST

Tiga Napi Bebas Murni di Jambi Dibekali Modal Rp3 Juta, Inovasi Perdana Kanwil Ditjenpas dan Gubernur Jambi

17/08/2026
Oplus_16908288

Edi Purwanto Tinjau Infrastruktur Strategis Jambi, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

10/08/2026

Proyek Rekonstruksi Jalan Sudirman Muara Bulian senilai Rp4,2 Miliar Tuai Kecaman: Warga Merasa “Seperti Naik Kuda”

03/08/2026

Proyek Rekonstruksi Jalan Sudirman Muara Bulian Senilai Rp4,2 Miliar Menuai Sorotan Publik

03/08/2026
Cendawan

Navigate Site

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
  • HERITAGE
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINTEK