Cendawan
  • BERITA
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • HERITAGE
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SAINTEK
  • RAGAM
  • HUKUM
Cendawan
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
  • HERITAGE
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINTEK
No Result
View All Result
Cendawan
No Result
View All Result

Home » Tempurung Kelapa Jadi Peluang, Lapas Muara Sabak Berdayakan Warga Binaan hingga Pasar Ekspor

Tempurung Kelapa Jadi Peluang, Lapas Muara Sabak Berdayakan Warga Binaan hingga Pasar Ekspor

by admin
24/08/2026
in HUKUM
A A
0
Oplus_19005440

Oplus_19005440

335
SHARES
2k
VIEWS

Cendawan.id, MUARA SABAK – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi, mencatat langkah baru dalam program pembinaan kemandirian warga binaan. Untuk pertama kalinya, produk arang batok kelapa hasil pengolahan di lingkungan Lapas dilepas untuk pasar ekspor.

Ekspor perdana tersebut dilepas secara simbolis oleh Kalapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Muhammad Askari Utomo, didampingi Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Binaker) Hendra Turnip serta sejumlah petugas lapas lainnya.

BacaJuga

Lapas Muara Sabak Perkuat Deteksi Dini Narkotika, Pegawai dan Warga Binaan Dites Urin

Lapas Muara Sabak Bersama TNI-Polri dan BNN Sikat Barang Terlarang di Blok Hunian

Lapas Jambi Perkuat Deteksi Dini, Razia Blok dan Tes Urine Digelar Bersama APH

Pada tahap perdana, sebanyak 6,8 ton arang batok kelapa dikirim sebagai bagian dari upaya membuka pasar internasional bagi produk hasil pembinaan warga binaan.

Kalapas Muhammad Askari Utomo mengatakan, usaha pengolahan arang batok kelapa tersebut baru dirintis dengan memanfaatkan potensi lokal sekaligus memberdayakan warga binaan.

“Usaha ini baru saja kita rintis, memanfaatkan pekarangan Lapas dan memberdayakan warga binaan di sana,” kata Askari, Senin (24/8/2026).

Menariknya, skema usaha yang diterapkan Lapas Narkotika Muara Sabak tidak membutuhkan modal besar untuk membeli bahan baku. Pihak Lapas justru membangun usaha tersebut dengan mengandalkan kepercayaan dari masyarakat dan pelaku usaha sekitar.

Masyarakat atau pemilik tempurung kelapa dapat mengantarkan bahan baku ke Lapas untuk diolah. Pihak Lapas tidak membeli tempurung tersebut di awal, melainkan hanya mengambil upah jasa pembakaran sebesar Rp500 per kilogram.

Setelah tempurung selesai dibakar dan diolah menjadi arang, produk tersebut kemudian dijemput oleh pembeli. Setelah proses penjualan atau pengambilan selesai, barulah pembayaran dilakukan sesuai kesepakatan.

Dengan pola tersebut, Lapas Narkotika Muara Sabak berperan sebagai tempat pengolahan sekaligus memberikan jasa pembakaran, sementara bahan baku berasal dari masyarakat dan pembeli telah memiliki kebutuhan pasar.

“Jadi kami tidak membeli tempurungnya terlebih dahulu. Masyarakat menitipkan tempurung kepada kami dengan modal kepercayaan. Kami hanya mengambil upah membakar, Rp500 per kilogram. Setelah selesai dibakar, kemudian dijemput pembeli, baru dilakukan pembayaran,” jelas Askari.

Skema sederhana tersebut menjadi salah satu kekuatan program karena memungkinkan usaha berjalan tanpa harus menyediakan modal besar untuk membeli bahan baku. Pada saat yang sama, masyarakat mendapatkan solusi untuk memanfaatkan tempurung kelapa yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah.

Proses muat arang karbon aktif yang akan di ekspor ke tiga negara. FOTO: IST
Proses pembuatan tempurung kelapa menjadi arang karbon aktif. FOTO: IST

Menurut Askari, gagasan tersebut berawal dari pemetaan potensi Kabupaten Tanjab Timur yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Provinsi Jambi. Besarnya potensi tersebut kemudian mendorong pihak Lapas membuka peluang kerja sama dengan masyarakat dan pelaku usaha kelapa.

Meski baru dikembangkan kurang dari satu bulan, kegiatan tersebut telah menghasilkan produksi arang dalam jumlah yang cukup signifikan. Dari proses tersebut, warga binaan mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan produktif sekaligus mempelajari keterampilan pengolahan arang.

Askari mengatakan, produk yang dihasilkan juga telah memiliki tujuan pasar yang jelas. Produksi akan terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengiriman ke sejumlah negara, termasuk kawasan Asia Selatan, Arab Saudi dan China.

“Tidak tanggung-tanggung usaha ini. Kita sudah mendapatkan pasarnya dan nantinya kita ekspor ke luar negeri,” ujarnya.

Ia menegaskan, program tersebut bukan semata-mata mengejar keuntungan, tetapi menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. Mereka dilibatkan dalam proses kerja dan mendapatkan premi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.

“Yang kita harapkan, mereka mendapatkan pengalaman dan keterampilan. Ketika bebas nanti, mereka sudah punya kemampuan yang bisa dikembangkan dan menjadi bekal untuk mencari penghasilan,” kata Askari.

Karena itu, pihak Lapas mengajak masyarakat, petani kelapa dan pelaku usaha yang memiliki tempurung kelapa untuk menjalin kerja sama. Tempurung yang selama ini belum termanfaatkan dapat dititipkan untuk diolah sehingga memiliki nilai ekonomi. Pihak Lapas juga membuka peluang pengembangan usaha menuju produk yang memiliki nilai tambah lebih tinggi, termasuk arang karbon aktif.

Dukungan terhadap program tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanjab Timur Muslimin Tanja. Ia menilai langkah Lapas Narkotika Muara Sabak menunjukkan kejelian dalam melihat potensi daerah dan mengubahnya menjadi kegiatan produktif.

“Kami pemerintah mendukung dan mendorong kegiatan positif ini. Kami siap berkolaborasi dengan lapas. Jika pemerintah dibutuhkan, kami akan hadir untuk itu,” kata Muslimin.

Menurutnya, program tersebut berpotensi memberikan manfaat ganda. Selain menjadi bagian dari pembinaan warga binaan, kegiatan ini juga dapat menciptakan nilai tambah terhadap komoditas kelapa yang menjadi salah satu potensi ekonomi masyarakat Tanjab Timur.

Muslimin bahkan mendorong agar pengembangan usaha ke depan tidak berhenti pada arang batok kelapa. Berbagai produk turunan kelapa lainnya juga dinilai dapat dikembangkan, termasuk pemanfaatan ijuk kelapa yang selama ini belum optimal dimanfaatkan masyarakat.

“Saya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Kalapas. Melihat potensi lokal dan kemudian melibatkan warga binaan dalam melahirkan inovasi seperti ini merupakan langkah yang luar biasa,” ujarnya.

Ekspor perdana enam ton arang batok kelapa tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam Lapas dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang terhubung langsung dengan kebutuhan pasar.

Lebih dari sekadar menghasilkan arang, program ini mempertemukan potensi daerah, kepercayaan masyarakat, keterampilan warga binaan dan peluang pasar ekspor dalam satu mata rantai usaha. Dari tempurung kelapa yang sebelumnya dianggap limbah, lahir peluang ekonomi sekaligus bekal kemandirian bagi warga binaan. (OYI)

Previous Post

Karhutla Jambi Mengganas, 2.995 Hotspot Terpantau dan Udara Muaro Jambi Masuk Kategori Tidak Sehat

Next Post

Lapas Jambi Perkuat Deteksi Dini, Razia Blok dan Tes Urine Digelar Bersama APH

Next Post
Petugas saat melakukan razia blok hunian. FOTO: IST

Lapas Jambi Perkuat Deteksi Dini, Razia Blok dan Tes Urine Digelar Bersama APH

Warga binaan saat diberi pengarahan sebelum razia. FOTO: IST

Lapas Muara Sabak Bersama TNI-Polri dan BNN Sikat Barang Terlarang di Blok Hunian

Petugas kesehatan saat memeriksa urine warga  binaan dan pejabat Lapas . FOTO: IST

Lapas Muara Sabak Perkuat Deteksi Dini Narkotika, Pegawai dan Warga Binaan Dites Urin

Oplus_16908288

Kemingking Disiapkan Jadi Motor Hilirisasi, Ivan Wirata Dorong Investasi Sawit Masuk Jambi

Discussion about this post

Artikel Populer

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Pemprov dan TP PKK Kerjasama Vaksinasi Bagi Ibu Hamil, Abdullah Sani Minta Ibu Hamil Datangi Sentra Vaksinasi

26/08/2021

Delapan Gedung Asrama Haji Pondok Gede Disiapkan Untuk Perawatan Pasien Covid-19

06/07/2021

Wagub Abdullah Sani Lepas Peserta KKN Kebangsaan Universitas Jambi

09/08/2021

Mengenal KH. Muhammad Arsyad, Pendiri Pesantren Wali Peetu Tanjabtim

25/12/2021

Gubernur Jambi Cek Kesiapan Asrama Haji Tampung Pasien Isolasi Covid-19

30/07/2021
Serah terima hewan Qurban kepada masyakat penerima manfaat. FOTO: IST

Wujud Syukur dan Kepedulian, Rocky Candra Salurkan 15 Sapi Kurban di Provinsi Jambi

26/05/2026
Warga binaan di Jambi yang menerima remisi bebas dan bantuan usaha yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jambi dan didampingi oleh Kanwil Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar. FOTO: IST

Tiga Napi Bebas Murni di Jambi Dibekali Modal Rp3 Juta, Inovasi Perdana Kanwil Ditjenpas dan Gubernur Jambi

17/08/2026

Daring, Isbat Awal Zulhijjah 1442 H Digelar 10 Juli 2021

06/07/2021

Eutelsat Quantum, Satelit Pertama Yang Dapat Diprogram Ulang Meluncur ke Angkasa

31/07/2021

Gubernur Al Haris Dapat Apresiasi dari Mendagri atas Penanganan Covid-19 di Jambi

03/09/2021
Oplus_16908288

Kemingking Disiapkan Jadi Motor Hilirisasi, Ivan Wirata Dorong Investasi Sawit Masuk Jambi

20/09/2026
Petugas kesehatan saat memeriksa urine warga  binaan dan pejabat Lapas . FOTO: IST

Lapas Muara Sabak Perkuat Deteksi Dini Narkotika, Pegawai dan Warga Binaan Dites Urin

18/09/2026
Warga binaan saat diberi pengarahan sebelum razia. FOTO: IST

Lapas Muara Sabak Bersama TNI-Polri dan BNN Sikat Barang Terlarang di Blok Hunian

18/09/2026
Petugas saat melakukan razia blok hunian. FOTO: IST

Lapas Jambi Perkuat Deteksi Dini, Razia Blok dan Tes Urine Digelar Bersama APH

17/09/2026
Oplus_19005440

Tempurung Kelapa Jadi Peluang, Lapas Muara Sabak Berdayakan Warga Binaan hingga Pasar Ekspor

24/08/2026

Karhutla Jambi Mengganas, 2.995 Hotspot Terpantau dan Udara Muaro Jambi Masuk Kategori Tidak Sehat

18/08/2026
Warga binaan di Jambi yang menerima remisi bebas dan bantuan usaha yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jambi dan didampingi oleh Kanwil Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar. FOTO: IST

Tiga Napi Bebas Murni di Jambi Dibekali Modal Rp3 Juta, Inovasi Perdana Kanwil Ditjenpas dan Gubernur Jambi

17/08/2026
Oplus_16908288

Edi Purwanto Tinjau Infrastruktur Strategis Jambi, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

10/08/2026

Proyek Rekonstruksi Jalan Sudirman Muara Bulian senilai Rp4,2 Miliar Tuai Kecaman: Warga Merasa “Seperti Naik Kuda”

03/08/2026

Proyek Rekonstruksi Jalan Sudirman Muara Bulian Senilai Rp4,2 Miliar Menuai Sorotan Publik

03/08/2026
Cendawan

Navigate Site

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
  • HERITAGE
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINTEK