Cendawan
  • BERITA
  • DAERAH
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • HERITAGE
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • SAINTEK
  • RAGAM
  • HUKUM
Cendawan
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
  • HERITAGE
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINTEK
No Result
View All Result
Cendawan
No Result
View All Result

Home » Realisasi APBD Jambi Tertinggal, Ivan Wirata Minta Kepala OPD Bertanggung Jawab

Realisasi APBD Jambi Tertinggal, Ivan Wirata Minta Kepala OPD Bertanggung Jawab

by admin
28/06/2026
in POLITIK
A A
0
Oplus_16908288

Oplus_16908288

332
SHARES
2k
VIEWS

Cendawan.id, JAMBI —  Di penghujung Juni 2026, pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi praktis hanya menyisakan sekitar lima bulan efektif. Kondisi ini menjadi perhatian serius Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, yang menilai pemerintah daerah tidak boleh lagi bekerja dengan pola biasa dan menunda percepatan pelaksanaan program hingga akhir tahun.

Berdasarkan data Laporan Realisasi Anggaran (LRA), realisasi belanja daerah Provinsi Jambi hingga akhir Juni 2026 baru mencapai 27,08 persen. Lebih mengkhawatirkan lagi, realisasi belanja modal yang menjadi penggerak utama pembangunan baru terealisasi sebesar 7,50 persen. Bahkan, belanja jalan, jaringan, dan irigasi yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat baru mencapai 0,43 persen dari total anggaran yang tersedia.

BacaJuga

Suara Mahasiswa Didengar, DPRD Jambi Janji Bahas Tujuh Tuntutan GMNI

Keselamatan Wisata Jadi Prioritas, Ivan Wirata Dorong Penataan Total Air Terjun Telun Berasap

Menata Pasar, Melindungi Pedagang, Menghidupkan Ekonomi Rakyat: Grand Design Talang Banjar Dipaparkan Ivan Wirata

Selain itu, Dana Alokasi Khusus (DAK) masih tercatat nol persen, belanja hibah baru mencapai 3,01 persen, serta realisasi pajak alat berat baru sebesar 6,86 persen.

Menurut Ivan Wirata, kondisi tersebut tidak boleh dipandang sekadar sebagai angka administratif dalam laporan keuangan daerah.

“Kalau kita melihat realisasi belanja daerah yang baru mencapai 27,08 persen dan belanja modal hanya 7,50 persen, tentu ini menjadi alarm yang sangat serius. Apalagi belanja jalan, jaringan, dan irigasi yang baru terealisasi 0,43 persen. Ini bukan sekadar persoalan administrasi, karena di balik angka tersebut ada kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi, ada pembangunan yang belum berjalan, dan ada pelayanan publik yang tertunda,” tegas Ivan.

Ia menilai, rendahnya realisasi anggaran menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh organisasi perangkat daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah.

“Kita tidak boleh lagi membiarkan pola lama, yaitu menumpuk pekerjaan pada triwulan IV. Kalau pekerjaan fisik dipaksakan selesai di akhir tahun, risikonya sangat besar. Kualitas pembangunan bisa menurun, pengawasan menjadi lemah, pembayaran menumpuk, dan yang paling dirugikan adalah masyarakat karena manfaat pembangunan tidak bisa dirasakan tepat waktu,” ujarnya.

Ivan meminta seluruh OPD, khususnya BKAD, Bappeda, UKPBJ, Bapenda, Dinas PUPR, serta seluruh OPD penerima DAK, untuk segera melakukan evaluasi terbuka dan terukur terhadap seluruh program dan kegiatan yang belum berjalan.

Menurutnya, setiap hambatan administrasi, perencanaan, pengadaan barang dan jasa, maupun pelaksanaan pekerjaan harus segera diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya.

“Belanja modal harus menjadi perhatian utama. Anggaran pembangunan bukan untuk disimpan dalam kas daerah, tetapi harus diwujudkan menjadi jalan yang baik, jembatan yang layak, fasilitas pendidikan yang memadai, pelayanan kesehatan yang berkualitas, jaringan irigasi yang berfungsi, serta infrastruktur yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap rendahnya realisasi pajak alat berat yang baru mencapai 6,86 persen. Menurut Ivan, kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan serius dalam pendataan, pengawasan, dan penagihan potensi pendapatan daerah.

“Jambi memiliki aktivitas ekonomi berbasis sumber daya alam yang sangat besar, mulai dari pertambangan, perkebunan, hingga konstruksi. Jangan sampai potensi pendapatan daerah hilang karena basis data yang tidak valid dan lemahnya pengawasan. Pemerintah harus segera melakukan pembaruan data objek pajak, memperkuat pengawasan penggunaan alat berat, serta melakukan penagihan aktif kepada wajib pajak,” tegasnya.

Ivan menegaskan bahwa percepatan pelaksanaan APBD yang dibutuhkan saat ini bukanlah percepatan yang asal-asalan, melainkan percepatan yang disiplin, terukur, dan bertanggung jawab.

“Setiap OPD harus memiliki target mingguan yang jelas, memastikan seluruh paket pekerjaan memiliki kepastian status, mempercepat proses tender dan kontrak, serta menyampaikan laporan perkembangan yang dapat diuji secara terbuka. Tidak ada lagi alasan untuk lambat,” katanya.

Ia menambahkan, lima bulan ke depan merupakan masa pembuktian bagi seluruh perangkat daerah dalam menunjukkan bahwa APBD benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Lima bulan ke depan adalah masa pembuktian. Jika realisasi pembangunan tetap tertinggal hingga akhir tahun, maka yang dipertanyakan bukan lagi ketersediaan anggaran, tetapi keseriusan dan kemampuan tata kelola pemerintahan itu sendiri. APBD harus hadir sebagai instrumen kesejahteraan rakyat, bukan sekadar angka yang tercatat dalam dokumen anggaran,” pungkas Ivan. (MRP)

Previous Post

Jalan Nasional Jambi Belum Mantap, Ivan Wirata Ingatkan Ancaman Biaya Logistik dan ODOL

Next Post

Pendidikan Jambi Menuju Transformasi: DPRD Soroti ATS, Numerasi, dan Akses Disabilitas

Next Post
Grafis yang menunjukkan laporan kinerja dinas pendidikan Jambi tahun 2025. FOTO: IST

Pendidikan Jambi Menuju Transformasi: DPRD Soroti ATS, Numerasi, dan Akses Disabilitas

Gerakan Masyarakat Buru Koruptor Kabupaten Batang Hari Dan Rekan Media Penuhi Undang Kejari Untuk Adakan Audensi

Tak Ada Toleransi Narkoba: Kakanwil Ditjenpas Jambi Lantik 87 Pejabat, Langsung Gelar Tes Urine

Oplus_16908288

Jefri Bentara: Ivan Wirata Tepat Dukung Program MBG, Evaluasi Harus Berkelanjutan

Matriks yang menunjukkan kendala dan mitigasi program cetak sawah rakyat di Provinsi Jambi. FOTO: IST

Tujuh Hambatan Cetak Sawah Teridentifikasi, DPRD Jambi Dorong Strategi Mitigasi Terpadu

Discussion about this post

Artikel Populer

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Wagub Abdullah Sani Lepas Peserta KKN Kebangsaan Universitas Jambi

09/08/2021

Mengenal KH. Muhammad Arsyad, Pendiri Pesantren Wali Peetu Tanjabtim

25/12/2021

Pemprov dan TP PKK Kerjasama Vaksinasi Bagi Ibu Hamil, Abdullah Sani Minta Ibu Hamil Datangi Sentra Vaksinasi

26/08/2021

Delapan Gedung Asrama Haji Pondok Gede Disiapkan Untuk Perawatan Pasien Covid-19

06/07/2021

Menang Tipis, Tim Samba Melaju Ke Final Copa America 2021

06/07/2021
Grafis yang menunjukkan laporan kinerja dinas pendidikan Jambi tahun 2025. FOTO: IST

Pendidikan Jambi Menuju Transformasi: DPRD Soroti ATS, Numerasi, dan Akses Disabilitas

30/06/2026

Masuk Indonesia, Orang Asing Wajib Sudah Divaksinasi, Berlaku Mulai 6 Juli 2021

07/07/2021

Gubernur Al Haris: Jalan Teluk Nilau- Senyerang akan Dikerjakan

11/08/2021

Ibadah Umrah Dibuka 8 Januari, Ini Edaran Kemenag

06/01/2022
Matriks yang menunjukkan kendala dan mitigasi program cetak sawah rakyat di Provinsi Jambi. FOTO: IST

Tujuh Hambatan Cetak Sawah Teridentifikasi, DPRD Jambi Dorong Strategi Mitigasi Terpadu

04/07/2026
Oplus_16908288

Kemingking Disiapkan Jadi Motor Hilirisasi, Ivan Wirata Dorong Investasi Sawit Masuk Jambi

20/09/2026
Petugas kesehatan saat memeriksa urine warga  binaan dan pejabat Lapas . FOTO: IST

Lapas Muara Sabak Perkuat Deteksi Dini Narkotika, Pegawai dan Warga Binaan Dites Urin

18/09/2026
Warga binaan saat diberi pengarahan sebelum razia. FOTO: IST

Lapas Muara Sabak Bersama TNI-Polri dan BNN Sikat Barang Terlarang di Blok Hunian

18/09/2026
Petugas saat melakukan razia blok hunian. FOTO: IST

Lapas Jambi Perkuat Deteksi Dini, Razia Blok dan Tes Urine Digelar Bersama APH

17/09/2026
Oplus_19005440

Tempurung Kelapa Jadi Peluang, Lapas Muara Sabak Berdayakan Warga Binaan hingga Pasar Ekspor

24/08/2026

Karhutla Jambi Mengganas, 2.995 Hotspot Terpantau dan Udara Muaro Jambi Masuk Kategori Tidak Sehat

18/08/2026
Warga binaan di Jambi yang menerima remisi bebas dan bantuan usaha yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jambi dan didampingi oleh Kanwil Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar. FOTO: IST

Tiga Napi Bebas Murni di Jambi Dibekali Modal Rp3 Juta, Inovasi Perdana Kanwil Ditjenpas dan Gubernur Jambi

17/08/2026
Oplus_16908288

Edi Purwanto Tinjau Infrastruktur Strategis Jambi, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

10/08/2026

Proyek Rekonstruksi Jalan Sudirman Muara Bulian senilai Rp4,2 Miliar Tuai Kecaman: Warga Merasa “Seperti Naik Kuda”

03/08/2026

Proyek Rekonstruksi Jalan Sudirman Muara Bulian Senilai Rp4,2 Miliar Menuai Sorotan Publik

03/08/2026
Cendawan

Navigate Site

  • Beranda
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
  • HERITAGE
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINTEK