Menjadi ibu rumah tangga yang hanya berkutat di dalam rumah bukan menjadi pilihan para perempuan muda saat ini. Lapangan pengabdian yang semakin terbuka lebar bagi kaum perempuan menjadi motivasi bagi sebagian besar perempuan untuk menempa diri menjadi pribadi mandiri dan penuh dedikasi.
Demikian pula yang diungkap Gita yang merupakan Ketua Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (PC IPPNU) Kota Jambi.
Gita merupakan mahasiswa STAI Mambaul Ulum Kota Jambi yang aktif dalam berbagai organisasi.
Setelah Lama berproses di IPPNU, dara kelahiran Blora, 3 Januari 1999 ini kini dipercaya memimpin PC IPPNU Kota Jambi.
Dengan menekuni dunia pendidikan dan aktif berorganisasi, Alumni Pondok Pesantren Modern Al-Hidayah Kota Jambi dan Pondok Pesantren Alhamdulillah Sulang-Rembang ini berharap dapat menjadi pribadi yang menebar manfaat untuk orang lain.
“Saya ingin menjadi orang yang bermanfaat, terutama untuk kedua orang tua, keluarga, dan orang-orang terdekat saya,” ucap Gita dengan penuh optimis dan percaya diri.
Duta Kartanu dan finalis Putri Inspirasi 2019 ini bercita-cita menjadi pribadi mandiri dan penuh dedikasi.
“Saya ingin menjadi seorang rektor, sekaligus mempunyai yayasan. Entah itu berupa pondok pesantren, panti asuhan, ataupun dalam bentuk lainya. Saya ingin menjadi wanita mandiri yang juga sukses berbisnis,” Ucap Gita.
Selama berproses di berbagai organisasi, Gita mengaku mendapat banyak pengalaman berharga yang tidak ia temui dalam pembelajaran formal di kelas.
“Saya merasakan bagaimana sulitnya mengajak teman-teman di sekitar untuk turut aktif berorganisasi. Meski banyak suka-duka, saya merasakan sendiri keberkahan mengabdi di NU benar-benar nyata adanya,” ungkap perempuan yang sudah aktif berorganisasi sejak masih berseragam putih abu-abu ini.
Untuk bisa maksimal dalam menuntaskan tanggung jawab akademik dan menunaikan amanah organisasi yang diembanya, ia mengaku selalu berusaha menikmati setiap proses yang ia hadapi.
“Dalam menjalankan tugas, saya selalu berusaha untuk menunaikan ikhlas karena Allah semata, sehingga setiap aktivitas tidak menjadi beban dan semua prosesnya bisa dinikmati,” ucap puan berdarah Jawa ini.















Discussion about this post