Batang hari Cendawan.id 19 juni 2026 – Gelombang kritik tengah mengguncang Kabupaten Batang Hari, Jambi. Anggota DPRD Batang Hari dari Fraksi Golkar, Sirojuddin, lantang meminta agar rencana keberangkatan sebagian Kepala Desa (Kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ke Lombok untuk kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) segera dibatalkan. Alasannya? Kegiatan itu dinilai tidak membawa manfaat nyata, justru berpotensi menghamburkan uang negara di tengah kondisi ekonomi rakyat yang sedang sulit.
> “Apa yang mereka lakukan kesana dan pakai uang apa mereka kesana, sedangkan ekonomi masyarakat di bawah tidak baik-baik saja. Ini sepertinya politik lama jelang Pilkada mendatang,” tegas Sirojuddin, Ketua Komisi I DPRD Batang Hari.
Tak hanya Sirojuddin, suara senada datang dari M. Amin, anggota DPRD lainnya. Ia menyoroti bahwa Bimtek ke Bali beberapa waktu lalu dan rencana ke Lombok kali ini lebih mirip “pelesiran” ketimbang pelatihan. Amin bahkan berencana melibatkan aparat penegak hukum untuk memeriksa penggunaan anggaran desa dalam kegiatan tersebut.
Di sisi lain, Ketua Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI), Sobri, mengaku tidak mengetahui detail keberangkatan tersebut. Ia menduga sebagian anggota BPD hanya mengikuti arahan Kades masing-masing.
📌 Fakta Lapangan:
– Program Bimtek ini diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Batang Hari.
– Hari ini, ratusan anggota BPD baru saja dikukuhkan di serambi rumah dinas Bupati Batang Hari.
– Sabtu mendatang, sejumlah Kades dan BPD dijadwalkan berangkat ke Lombok dengan dalih Bimtek.
🎯 Isu Utama:
Kegiatan Bimtek yang dikemas sebagai penguatan kapasitas aparatur desa justru dipandang sebagai ajang pemborosan dan rawan kepentingan politik menjelang Pilkada Batang Hari.
—
Narasi ini sedang jadi trending topic di Batang Hari dan berpotensi melebar ke skala nasional. Publik menunggu langkah tegas pemerintah daerah dan aparat hukum dalam memastikan uang negara benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan sekadar jalan-jalan berkedok pelatihan.


























Discussion about this post